SIRIKIT SYAH

Lahir di Surabaya 46 tahun yang lalu. Menamatkan sekolah dan kuliahnya di Surabaya (IKIP Negeri Surabaya) tahun 1984, Sirikit kemudian menjadi wartawan Surabaya Post (1984-1990). Tahun 1990, ketika SCTV berdiri di Surabaya, Sirikit bergabung. Di SCTV dan RCTI (gabungan waktu itu) Sirikit memimpin Divisi Pemberitaan yang berpusat di Surabaya, tetapi bersiaran untuk dua station tersebut. Tahun 1996 Sirikit kembali ke media cetak, bergabung dengan The Jakarta Post, sampai 2000.

Pengalaman di dunia mengajar dimulai di Unitomo tahun 1996 dan kini menjadi Wakil Ketua Stikosa-AWS, sekolah tinggi komunikasi. Sirikit menyelesaikan master bidang komunikasi di Universitas Westminster, London, tahun 2002. Tahun 1994-1995 pernah berkuliah non-degree di AS sambil magang di beberapa stasiun televise, antara lain CNN di Washington, DC. Tahun 1999, setelah pers dibebaskan ia mendirikan Lembaga Konsumen Media yang bergerak di bidang pengawasan media, peningkatan mutu jurnalistik, dan pemberdayaan konsumen media.

Sirikit merupakan anggota kehormatan PWI Jatim dan Pusham Ubaya, anggota Pleno Dewan Kesenian Surabaya, anggota Surabaya Academy. Beberapa buku telah ditulisnya, di antaranya Media Massa di Bawah Kapitalisme (kumpulan esai), Harga Perempuan (kumpulan cerpen), Memotret dengan Kata-kata (kumpulan puisi), Keadilan untuk Semua (kumpulan tulisan tentang HAM), dan Muhammad Sang Nabi (terjemahan karya Karen Armstrong). Kini ia juga menjadi Pemimpin Redaksi harian sore Surabaya Post. Sirikit menikah dengan Chairul Anam dan memiliki dua anak yang sudah remaja.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*