MARTIN JANKOWSKI

Lahir 1965, besar di bagian timur negara Jerman. Tahun 80an di kota Leipzig dia aktif sebagai penyanyi dan penulis dalam gerakan opososi yang memperjuangkan demokratisasi. Dia menerbitkan banyak lagu, puisi, cerpen, naskah drama dan esei — meskipun sampai persatuan kembali negara Jerman hanya dapat dilakukan di bawah tanah. Yentang revolusi damai tahun 1989 di Jerman Timur dia kemudian menulis novel Rabet oder Das Verschwinden einer Uimm elrichtung” (“Rabet atau Hilangnya sebuah mata angin”, 1999). Buku terbarunya adalah “Seifenblasenmasohine” (“Mesin gelembung sabun”, 2005), kumpulan cerpen tentang orang-orang Berlin, ibu kota Jerman yang telah bersatu kembali.

Tahun 2002 atas undangan Rendra, Martin ikut dalam “Festival Puisi Internasional Indonesia” yang pertama, dan majalah Hanson menerbitkan terjemahan puisinya. Pada tahun yang sama dia mengeditori sebuah kumpulan puisi Agus R. Sarjono dalam terjemahan Jerman. Tahun 2003 sebagai dosen tamu dia memberi kuliah di Universitas lndonesia. Terpukau oleh keanekaragaman budaya lndonesia sejak itu Martin secara terus-menerus bekerjasama dengan pengarang dan seniman Indonesia dan memperkenalkan budaya kontemporer Indonesia di kotanya, Berlin. Sebagai tanda keeratan kerjasama tersebut, siklus puisinya “detik-detik indonesia” diterbitkan di Indonesia, langsung dalam versi dwibahasa.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*