Keluh Kesah Calon Dokter

MetaMorphosis

Meta juga menepis anggapan bahwa, profesi dokter merupakan pekerjaan yang menentukkan hidup dan mati seseorang. Baginya, dokter hanyalah merawat. Ajal yang datang merupakan milik Tuhan seutuhnya. Karena itu, dokter bukan penyembuh, tapi merawat. Kesembuhan adalah pekerjaan Tuhan.

Meski banyak orang tua yang menginginkan anaknya untuk menjadi dokter, namun pekerjaan dokter ternyata beresiko begitu besar. Bahkan, buang jauh-jauh anggapan bahwa kalau ingin menjadi kaya bekerjalah sebagai dokter.  Kenyataannya, masih banyak dokter yang gajinya sangat minim dan bahkan lebih rendah dari gaji buruh. Terkadang ada yang dibayar dibawah UMR atau dibayar dengan hasil bumi, speerti sayur-sayuran.

Tidak hanya itu, Meta mengulas betapa pelikknya dunia kedokteran, bahkan dari awal Meta masuk kuliah. Meta dijajal dengan materi-materi yang meledakkan kepala. Belum lagi harus menghabiskan waktu yang lebih lama ketimbang jurusan lain. Biaya yang harus dikeluarkan pun ekstra mahal. Kata siapa jadi mahasiswa kedokteran spesial?

Ketika ingin terjun kedunia kerja, seorang dokter harus melewati serangkaian prosedur seperti uji kompetensi.  Belum menunggu begitu lama untuk pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) yang selalu terpusat di ibu kota Jakarta. Selanjutnya, harus juga mengurus Surat Ijin Praktek (SIP). Tentunya, proses ini tidak seperti mahasiswa jurusan lain yang dapat langsung mengirim lamaran.

Tapi semua resiko itu akan dihadapi Meta dengan semangat yang tinggi. Penasaran dengan kisah Meta lainnya? Temukan jawabannya melalui buku MetaMorphosis; Ulah Kacrut Calon Dokter karya Meta Hanindita yang diterbitkan oleh Indonesia Tera.

Dengan bahasa yang ringan, dan canda yang blak-blakkan, Meta mencoba mengajak Anda bertanya dengan hidup dan juga menertawakan diri sendiri.

Di balik, candanya yang menggelitik, Meta ternyata memiliki pemikiran yang kritis. Berangkat dari hal-hal kecil, Meta menyikapi banyak hal yang mungkin telupakan, atau mungkin sesuatu yang dianggap remeh.   Dapatkan bukunya segera dan lalui suka duka Meta sebagai calon dokter.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*