Buku Pintar Tata Bahasa Indonesia

intisari-bahasa-indonesia

Kenapa bahasa Indonesia dipilih sebagai bahasa persatuan? Bukankah Indonesia memiliki ragam bahasa dari Sabang sampai Merauke? Sebenarnya ketika itu, sempat ada perdebatan dalam penentuan bahasa persatuan tanah air. Salah satunya ialah diusulkan menggunakan bahasa Jawa, karena merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di tanah air. Namun masalahnya, bahasa Jawa hanya banyak digunakan sebatas pulau Jawa. Sedangkan di pulau lainnya bahasa Jawa hampir tidak dimengerti oleh mereka.

Sementara itu, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang paling banyak dimengerti oleh banyak penduduk tanah air. Termasuk penduduk pulau Jawa juga bisa menggunakan dan bisa mengerti bahasa Indonesia. Karena itu, bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa yang akan digunakan sebagai bahasa persatuan pada deklarasi Sumpah Pemuda ketika itu.

Bahasa Indonesia merupakan komponen bahasa yang terdiri berbagai kosakata yang diserap dari bahasa yang berbeda-beda di tanah air dan dari bahasa asing, seperti bahasa Inggris, Arab, dan Belanda. Sedangkan penulisannya menggunakan huruf latin, karena dipandang lebih mudah dan telah banyak digunakan di belahan dunia. Pada perkembangannya, bahasa Indonesia juga mengalami perubahan dalam sistem ejaannya, yang kini dikenal dengan sebutan Ejaan yang Disempurnakan (EYD).

Sistem EYD merupakan bagian dari penyempurnaan bahasa Indonesia dalam banyak hal, mulai dari ejaan, penggunaan tanda baca, hingga kaidah serapan bahasa asing. Aturan-aturan penggunaan bahasa Indonesia biasa disebut dengan Tata Bahasa, yaitu yang mengatur pola penulisan, pengucapan, dan penggunaan bahas Indonesia secara baik dan benar sebagai aturan baku yang harus dipakai.

Apa sajakah aturan dan kaidah-kaidahnya? Nah, buku Intisari Lengkap Bahasa Indonesia terbitan Indonesia Tera ini cukup mewakili sebagai media belajar bahasa Indonesia dalam aturan tata bahasa yang digunakan secara baku. Buku ini dapat membantu Anda menjadi pintar berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Di dalam buku yang disusun oleh Moh. Kusnadi Wasrie ini dibahas mulai dari pemakaian huruf, tanda baca, kosakata, awalan, sisipan, akhiran, macam-macam kalimat, singkatan, akronim, penulisan unsur serapan, sinonim, majas, idiom, peribahasa, hingga perkembangan sastra Indonesia.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*