“Belajar Rajut Knitting Itu Seru”

Rajut-RRI-5

Sesi pertama workshop berlangsung di Taman Balekambang pukul 10.00-13.30 WIB. Ajeng yang merupakan pemilik usaha Poyeng—sebuah usaha yang bergerak di toko alat rajut dan menerima pesanan khusus rajut di Yogyakarta—berbagi pengalaman bagaimana ia memulai proses usaha ini sejak 2008.

“Aku mulai belajar rajut lewat pola gratis yang didapatnya di internet! Terus kubagikan lewat blog. Beberapa kali ngumpul dengan bebarapa komunitas knitting dari berbagai kota! Lama-lama order custom personalku semakin banyak dan akhirnya menyemangatiku untuk mendirikan Poyeng hingga sekarang,”ungkapnya.  

Dalam kesempatan tersebut hadir peserta dari komunitas rajut solo, ibu-ibu pkk, mahasiswi, dan pelaku kreasi flanel, crochet dari Sragen, Karanganyar & Klaten yang dikoordinir oleh Klepon Organizer.

“Knitting Topi sebenarnya memang untuk mereka yang sudah memasuki level dasar. Namun jangan khawatir, di buku ini kusampaikan juga teknik dasar knitting secara gamblang, sehingga bagi kalian yang baru mau memulaipun dapat memahaminya,” ungkap Ajeng kepada para peserta.

Setelah itu, dilanjutkan dengan dibentuknya 4 kelompok dengan 4 instruktur yakni Irien, Baskara, Dinar, dan Ajeng. Anggota setiap kelompok berjumlah 5-6 orang. Peralatan jarum knitting & benang yang sudah disiapkan pun langsung tersebar ke para peserta. Adapun materi workshop adalah membuat topi mini ukuran 5 x 5 cm sebagai tahap awal.  Dialog interaktifpun berlangsung denga cair di sela-sela workshop. Bahkan hal unik terjadi, yakni ditengah berlangsungnya workshop beberapa rusa jinak datang menghampiri. Tak pelak, ini menjadi momentum yang cukup menarik.

Rajut-Gramedia-2“Wah, seru rajut knitting ternyata seru ya mbak! Sebab selama ini saya bisanya crochet!,”ungkap Bu Widya dari Laweyan, salah satu peserta. Ia juga mengajak putrinya turut serta. Hal senada juga diungkapkan pesera yang lainnya.   

Setelah acara usai, workshop sesi kedua dilanjutkan di Lantai 2 TB. Gramedia Surakarta pukul 15.00-17.30 WIB. Di sini, pesertanya lebih cair karena kebanyakan adalah para pengunjung TB. Gramedia Surakarta. Nampak seorang ibu guru dari SMP 4 Surakarta dengan 3 siswinya sengaja menyempatkan waktu untuk hadir di acara ini di samping peserta lainnya yang rata-rata ibu-ibu.

“Kebetulan saya ingin memasukan kreasi rajut knitting ini untuk salah satu materi kegiatan kepramukaan di sekolah. Makanya saya mengajak siswi saya, bahkan kalo boleh mereka mau saya kirim ke Jogja untuk belajar dengan mbak Ajeng secara lebih intens,” ungkapnya.
 
“Wah, kebetulan Bu. Di Poyeng kami memang membuka kursus gratis setiap hari pukul 10.00-19.00 WIB. Tiap hari selalu ada 5-10 orang yang belajar di Poyeng. Jadi silakan baca buku “Kreasi rajut Topi” dan bisa datang ke toko untuk memperdalamnya,” ungkap Ajeng. Nah, kalau teranesia juga tertarik memperdalamnya, silahkan bisa mampir ke Poyeng Jogja. (TP)

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*