M. FAIZI

Lahir di Sumenep 27 Juli 1975. Lulusan Pasca sarjana Imu Sastra UGM 2004. Karya tulisnya—esai, terjemahan cerpen, dan terutama puisi—dimuat di Republika, Pikiran Rakyat, Ulumul Qur’an, Kompas, Serambi Indonesia, Suara Muhammadiyah, MPA, Kedaulatan Rakyat, Memorandum, Jawa Pos, Romansa, Bhakti, Radar Madura, Riau Pos, Lampung Post, Banjarmasin Post, Fajar, Horison, Pedoman Rakyat, Bahana (Brunei Darussalam) dan beberapa majalah kampus serta media cetak lainnya. Puisi-puisinya juga terkumpul dalam antologi puisi bersama; sementara karya-karyanya yang telah dibukukan adalah: “Madah Makkiyah” (edisi terbatas 1997: puisi); “18+” (Diva Press, Jogjakarta, 2003: puisi); “Sareyang” (Pustaka Jaya, Jakarta, 2005: prosa lirik); “Cinta ½ Hati” (Diva Press, Jogjakarta, 2005: populer); “Idologi” (Nuansa Cendekia, Bandung, populer); “Rumah Bersama” (Diva Press, Jogjakarta, 2007), “Walisongo” (Kalam Kalbu Indonesia, Jogjakarta, 2007), “Bukan Pahlawan Kesiangan” (Pusat Perbukuan Nasional, DEPDIKNAS).

Karya terjemahan yang sempat dibukukan, antara lain: Senandung Burung Pipit (Bayu Indra Grafika, 1995); Penggali Kubur (Pustaka Jaya, 1999); Indahnya Kematian (Diva Press, 2002); Majnun (Pustaka Jaya, 2004), dan; Wanita Muslimah (Darussalam Press, 2004). Ia juga mengeditori sejumlah buku terjemahan, di antaranya cerpen-cerpen karya Najib Mahfoudh dan Khalil Gibran.

Penghargaan yang diperoleh: Juara pertama lomba cipta puisi Mahasiswa se-Daerah Istimewa Jogjakarta (1995): penghargaan dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX; Juara ketiga Lomba Mengulas Karya Sastra (LMKS) tahun 2005 antarguru bahasa dan sastra Indonesia tingkat Nasional yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, DEPDIKNAS, dan; Juara harapan ketiga Sayembara Penulisan Naskah Buku Bacaan Tahun 2006 yang diselenggarakan oleh Pusat Perbukuan Nasional, DEPDIKNAS.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*