Buku Tera

POLITIK IDENTITAS ETNIS: PERGULATAN TANDA TANPA IDENTITAS
POLITIK IDENTITAS ETNIS: PERGULATAN TANDA TANPA IDENTITAS
Rp26 000
KEKUASAAN & PENDIDIKAN
KEKUASAAN & PENDIDIKAN
Rp43 000
BERAGAMA DALAM BELENGGU KAPITALISME
BERAGAMA DALAM BELENGGU KAPITALISME
Rp20 000
KETAWA GOKIL
KETAWA GOKIL
Rp22 000
KILL THE RADIO: SEBUAH RADIO KUMATIKAN
KILL THE RADIO: SEBUAH RADIO KUMATIKAN
Rp40 000

Profil Penulis




NURI CHRISTIANA
Ia adalah penulis buku Learning and Playing Vocabulary MATCHING BOOK, edisi Inggris-Indonesia, tahun 2007.
Home
Sejarah Perjuangan Walisongo
Written by newsroom   
Tuesday, 28 August 2007

Istilah “Walisongo” berasal dari dua kata, yaitu: “wali” (dari bahasa Arab) artinya yang menolong, yang mencintai; dan “songo” (dari bahasa jawa) artinya sembilan. Jadi “Walisongo” adalah sembilan orang yang menolong atau mencintai. Menolong apakah gerangan? Kesembilan orang ini rupanya tokoh yang paling berjasa dalam penyebaran Islam di Nusantara, khususnya di daerah Jawa.

Adapun kesembilan wali tersebut adalah: Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Kudus, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Jati. Mereka semua memiliki keterkaitan, baik hubungan kekeluargaan, persahabatan, atau pula hubungan guru-murid.

Mereka tinggal di pantai utara Jawa dari pertengahan abad ke-13 hingga pertengahan abad 16 di tiga wilayah Pulau Jawa: Surabaya-Gresik-Lamongan (Jawa Timur), Demak-Kudus-Muria (Jawa Tengah), serta Cirebon (Jawa Barat). Meskipun kesembilan wali ini memusatkan pesantren dan dakwahnya di pesisir utara Pulau Jawa, tapi murid dan penerusnya telah membawa Islam ke seluruh penjuru Nusantara.

Walisongo telah banyak berjasa kepada kita yang hidup ratusan tahun sesudah mereka. Atas jasa merekalah kita banyak mengenal Islam. Mereka telah memperkenalkan warisan agama Islam yang cemerlang, mulai dari kesehatan, pertanian, perniagaan, kebudayaan, kesenian, kemasyarakatan, hingga ilmu pemerintahan.

Sejarah perjuangan dan dakwah penyebaran Islam yang dilakukan oleh sembilan wali, atau yang dikenal dengan sebutan Walisongo, di sepanjang pesisir utara Jawa. Mereka telah banyak berjasa dalam memperkenalkan Islam kepada masyarakat Jawa khususnya, dan kepada masyarakat Nusantara pada umumnya.

Banyak sumber dan informasi tentang perjalanan dan kiprah mereka. Sumber-sumber informasi itu acap kali tidak sama dan sedikit simpang siur, terutama menyangkut tahun dan nama-nama. Hal ini tentu disebabkan karena pada masa mereka, pengarsipan dan pendataan masih sangat sederhana. Dan mungkin juga karena hanya berdasarkan cerita lisan semata dan hanya sedikit yang sempat dicatat dalam tulisan.

Termasuk pula kisah-kisah yang berkaitan dengan perjalanan, kiprah, dan peran, serta kesaktian dan kemahiran para wali itu. Nama, anggota, dan bahkan keberadaan sembilan wali itu pun masih ada pula yang memperdebatkannya.

Akan tetapi, hal itu wajar jika mengingat keberadaan mereka yang telah ratusan tahun mendahului kita. Terima kasih layak kita ucapkan kepada mereka yang telah berhasil melacak informasi dan sejarah mereka, lembar demi lembar, buku demi buku, hingga semakin lama, informasi tentang mereka semakin lengkap kita terima.

Buku Walisongo Sembilan Wali Penyebar Islam di Jawa karya M. Faizi yang diterbitkan IndonesiaTera ini juga menyajikan berbagai kiprah perjuangan Walisongo dalam penyebaran agama Islam di pulau Jawa.

 
< Prev   Next >
Bookmark and Share

Buku Terbaru

Rumus Jitu Kimia SMA
Rumus Jitu Kimia SMA
Rp32 000
Panduan Pintar EYD
Panduan Pintar EYD
Rp19 000
Cara Mudah Mengasai Tenses
Cara Mudah Mengasai Tenses
Rp26 000
Rumus Jitu Matematika SD
Rumus Jitu Matematika SD
Rp17 500
Buku Saku Percakapan Bahasa Jepang
Buku Saku Percakapan Bahasa Jepang
Rp18 000
Buku Saku English Conversation
Buku Saku English Conversation
Rp17 000

Agromedia | GagasMedia | Kawan Pustaka | MediaKita | QultumMedia | TransMedia | WahyuMedia
Buka Buku | Gradien | Tangga | VisiMedia | Bukune | Demedia | CMedia | LinguaKata | Buku Kita
AgroMedia Group | RuangKata | Distributor TransMedia | Distributor AgroMedia | KawahMedia

© 2010 IndonesiaTera. All Rights Reserved :: term of use
Powered by:webcontent division





Tentang Kami

IndonesiaTera

Indonesia Tera, semula berbentuk “Yayasan”, dirintis sejak 1995 tapi legal berdiri tahun 1998 dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat mandiri dan humanis. Sejak awal lembaga ini melakukan kegiatan di bidang penerbitan (buku, majalah dan jurnal), penelitian, pendidikan, ekspresi & apresiasi seni, dokumentasi dan pengembangan jaringan kerjasama kebudayaan. Dalam perkembangannya kemudian, pada akhir 2006 Indonesia Tera bergabung dengan ..

Baca lebih lengkap...