Price per Unit (piece):
Rp65 000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Penulis: Hersri Setiawan Ukuran: 14,5 x 21 cm Tebal; xix + 615 hlm ISBN: 979-9375-93-2 Harga: Rp 65.000
Memoar Pulau Buru adalah catatan-catatan pribadi Hersri Setiawan atas kehidupannya sebagai tahanan politik Orde Baru yang ditulis setelah ia menjadi orang usiran dan tinggal di Belanda. Melalui buku yang mengungkap sejarah tentang manusia dan kemanusiaan. ini, Hersri berhasil membebaskan diri dari tempurung picik budaya politik dan kekuasaan, sekaligus menemukan kebebasan dan kemerdekaannya. Ia telah melunaskan tugasnya sebagai anak manusia yang secara asasi adalah manusia merdeka. Ia berhasil menyuarakan apa yang selama ini terpendam dan tersumbat di setiap pori-pori kehidupannya: kepahitan, kegetiran, kesakitan, dan kekejian yang ia alami sebagai tahanan politik Orde Baru. Lebih dari itu, ia juga sekaligus menyuarakan derita dan kepedihan tak tertanggungkan kawan-kawannya sesama tahanan politik Pulau Buru. Catatan-catatan yang kemudian disusun menjadi sebuah buku ini menjadi rekaman dan refleksi yang sangat berharga bagi bangsa ini.
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Indonesia Tera, semula berbentuk “Yayasan”, dirintis sejak 1995 tapi legal berdiri tahun 1998 dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat mandiri dan humanis. Sejak awal lembaga ini melakukan kegiatan di bidang penerbitan (buku, majalah dan jurnal), penelitian, pendidikan, ekspresi & apresiasi seni, dokumentasi dan pengembangan jaringan kerjasama kebudayaan. Dalam perkembangannya kemudian, pada akhir 2006 Indonesia Tera bergabung dengan ..