Price per Unit (piece):
Rp25 000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Penulis: Benny Hoed Ukuran: 14 x 21 cm Tebal: xv + 216 hlm ISBN: 979-9375-25-8 Harga: Rp 25.000.
?Buku ini mengungkapkan kepada kita bahwa kajian-kajian ilmu budaya masih dianggap kurang memberikan kontribusi bagi pemecahan kasus-kasus yang terkait dengan pembangunan, pemasaran, politik, agama, dan identitas kebangsaan. Dengan kata lain, Benny berusaha menunjukkan kemungkinan penelitian budaya bersifat terapan karena selama ini penelitian kebudayaan masih selalu teoretis. Sebagian besar lainnya dari buku ini memperagakan metode analisis semiotic budaya dan komunikasi terhadap iklan, identitas budaya, dan system reproduksi. Dalam bab-bab tersebut terlihat keahlian penulis dalam kajian semiotik yang bersumber dari pemikiran dua tradisi besar: Tradisi Eropa (Ferdinand de Saussure, 1857-1913) dan Amerika (Charles Sanders Peirce, 1839-1914). Doktor lulusan UI, itu benar-benar memposisikan dirinya sebagai ahli semiotik yang memahami betul kedua tradisi tersebut dengan segala implikasi teoretisnya. Bahkan, dalam hal-hal tertentu, dia mampu membuat sintesis. (Tommy Christomy, Tutor, Pelatihan Semiotik, LPUI)
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Indonesia Tera, semula berbentuk “Yayasan”, dirintis sejak 1995 tapi legal berdiri tahun 1998 dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat mandiri dan humanis. Sejak awal lembaga ini melakukan kegiatan di bidang penerbitan (buku, majalah dan jurnal), penelitian, pendidikan, ekspresi & apresiasi seni, dokumentasi dan pengembangan jaringan kerjasama kebudayaan. Dalam perkembangannya kemudian, pada akhir 2006 Indonesia Tera bergabung dengan ..