Price per Unit (piece):
Rp25 000 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Penulis: Wiji Thukul Ukuran: 11 x 18 cm Tebal: xxiv + 224 hlm ISBN: 979-9375-07-X Harga: Rp. 25.000
?Wiji Thukul, namanya tidak sebesar salah satu bait puisinya: maka hanya ada satu kata, lawan! (puisi ?Peringatan 1986?) yang semasa Orde Baru menjadi sebuah kata perlawanan. Hampir semua kelompok oposan sepanjang Orde Baru menggunakan kalimat pendek itu sebagai tekadnya demi sebuah perubahan? Aku Ingin Jadi Peluru menghimpun hampir semua puisi Widji Thukul. Membaca puisi-puisi yang terkumpul dalam buku ini, menurut Arief Budiman, adalah membaca otobiografi kejiwaan si penyair. Dia menceritakan pengalamannya, sekaligus juga nasib jutaan rakyat Indonesia yang dimiskinkan oleh proses pembangunan. Lebih dari itu, ia bahkan sebenarnya juga menceritakan kehidupan ratusan juta orang-orang miskin dan tertindas yang berserakan di berbagai pelosok dunia. Pada titik inilah puisi-puisi Wiji Thukul menjadi universal?? (Jati Akbar HS, Kompas, Minggu, 3 September 2000)
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Indonesia Tera, semula berbentuk “Yayasan”, dirintis sejak 1995 tapi legal berdiri tahun 1998 dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat mandiri dan humanis. Sejak awal lembaga ini melakukan kegiatan di bidang penerbitan (buku, majalah dan jurnal), penelitian, pendidikan, ekspresi & apresiasi seni, dokumentasi dan pengembangan jaringan kerjasama kebudayaan. Dalam perkembangannya kemudian, pada akhir 2006 Indonesia Tera bergabung dengan ..