“6 HARI LANCAR CAS CIS CUS BAHASA INGGRIS ALA DESA BAHASA BOROBUDUR”

mas-tp-di-pro-2-fm

On BOOK REVIEW PRO 2 RRI 102,5 FM

Di Yogyakarta, Pro 2 RRI (Radio Republik Indonesia) merupakan salah satu radio yang masih secara konsisten menyiarkan program berbasis info buku. Book Review adalah nama programnya yang mengupas buku-buku baru dari berbagai tema. Menghadirkan narasumber, baik penulis, redaksi penerbit, maupun para ahli lainnya yang berhubungan dengan tema buku tersebut secara onair. Disiarkan setiap hari Rabu pukul 19.30-21.00 Wib. Yang menarik, kalau dulu acara ini terbatas hanya untuk pendengar RRI di Yogyakarta dan sekitarnya (sepanjang daerahnya masih terjangkau frekwensi siaran), tapi kini dengan adanya aplikasi RRI Play jangkauan siarannya bisa di dengar di mana pun tanpa terbatas jarak. Jadi, sepanjang kalian menggunakan RRI Play di android kalian, maka kalian bisa mendengarkan siarannya di mana saja kalian berada. Praktis, kan?

Nah, untuk kesekian kalinya, di hari Rabu, tanggal 16 November 2016 kemarin Redaksi Penerbit Indonesia Tera mendapatkan kesempatan untuk mengupas buku barunya di sini. Adapun buku terbaru yang diusung adalah buku bahasa Inggris “6 Hari Lancar Cas Cis Cis Bahasa Inggris Ala Desa Bahasa Borobudur” yang ditulis Mr. Hani Sutrisno. Menghadirkan langsung narasumber penulis buku tersebut sekaligus founder Desa Bahasa Borobudur, yaitu Mr. Hani Sutrisno dari Magelang dan mas Tri Prasetyo dari Redaksi Penerbit Indonesia Tera. Adapun host untuk program ini adalah mbak Lulu Rahadi.

Seperti biasanya, setelah dibuka dengan 1-2 lagu di awal, mbak Lulu mulai membuka Book Review tersebut dengan memperkenalkan kedua narasumber. Mbak Lulu terlebih dahulu menanyakan seputar proses penerbitan buku ini ke mas TP sebagai redaksi penerbitnya. Mas TP menjelaskan bahwa buku ini hadir untuk mejawab kebutuhan para pembaca yang ingin cepat bisa ngomong bahasa Inggris dengan cepat, mudah, dan menyenangkan tapi berbeda dari pembelajaran di sekolah. Kebetulan metode pembelajaran bahasa Inggris aktif yang dimiliki Mr. Hani di Desa Bahasa Borobudur ini menjadi metode revolusioner yang memang sudah diuji oleh ribuan siswa yang pernah belajar di sana. Bahkan metode pembelajaran bahasa Inggris di Desa Bahasa ini kini menjadi rujukan berbagai lembaga nasional hingga international. Metode yang menggunakan pendekatan pembelajaran dengan 90% praktek, 10% teori. Metode yang tidak menggunakan rumus-rumus namun justru dengan gerak tubuh, jari tangan, bermain dan bernyanyi. Makanya, buku ini juga dilengkapi dengan video pembelajaran yang bisa mempermudah para pembaca untuk praktek sekaligus mengetahui seluk beluk dan situasi pembelajaran di Desa Bahasa Borobudur secara langsung.

Lalu dilanjutkan pertanyaan ke Mr. Hani tentang : Apa itu Desa Bahasa Borobudur? Bagaimana pola pembelajarannya? Apa yang paling membedakan system pembelajaran bahasa di sana dengan di tempat lain seperti Kampung Pare di Pare Kediri dan lainnya? Mr. Hani pun menjelaskan proses awal beliau berkecimpung dengan bahasa Inggris. Mulai dari ketika beliau menjadi pedagang asongan (kartu pos) di Borobudur dan berinteraksi dengan wisatawan asing, di sekolah, di Kampung Pare, hingga beliau mendirikan lembaga bahasa Inggris SPEC (Simpel & Cepat) dan Desa Bahasa Borobudur. Salah satu kunci dalam belajar bahasa Inggris aktif bagi Mr. Hani adalah berani praktek. Sebab, selama ini pembelajaran bahasa Inggris yang kita terima di sekolah lebih condong menggunakan pendekatan bahasa Inggris sebagai sebuah keilmuan. Sementara jika ingin menguasai bahasa Inggris aktif (conversation) harus menempatkan bahasa Inggris dengan pendekatan sebagai bahasa komunikasi. Syaratnya cuma 2 dalam konteks ini, yaitu BAIK dan SOPAN. Makanya konsep pembelajaran di Desa Bahasa Borobudur pun menggunakan konsep listening & drilling. Semua penjelasan lebih lengkap ada di bukunya, lho, hahahaha…………

Begitu dibuka sesi tanya jawab, ternyata antusias pendengarnya luar biasa. Lebih dari 15 penanya yang masuk lewat BBM, WA, maupun twitter Pro-2 RRI. Rata-rata mereka menyambut hangat temuan Mr. Hani sekaligus penasaran dengan pola yang diterapkan Mr. Hani di Desa Bahasa Borobudur. Apalagi di judul buku tersebut “6 Hari Lancar Cas Cas Cis Bahasa Inggris Ala Desa Bahasa Borobudur”, apa benar-benar bisa hanya dalam 6 hari? Wong, mereka yang sudah belajar bahasa Inggris dari SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi hingga kursus pun masih belum lancar ngomong Inggris, kok? Dan banyak pertanyaan lainnya. Namun dengan pengalaman 17 tahun lebih berkecimpung di bidang ini, jawaban Mr. Hani selalu tepat bisa menjawab.

Nah, jika kalian juga penasaran karena jawaban pertanyaan di atas tidak dibahas detil di sini, kalian bisa tonton video pembalajaran Mr. Hani Sutrisno dari Desa Bahasa Borobudur ini di Youtube ya. Atau kalian bisa langsung baca buku ini dan lihat videonya. Nonton dengan adroid kalian bisa kok, tinggal scan Barcode di cover buku pake QR Code Reader, ya. Terus, tonton deh pebelajarannya secara lengkap.

Selamat membaca dan sampai ketemu di Desa Bahasa Borobudur. (TP)

 

6_hari_lancar_bahasa_inggris

 

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

edisi spesial tera