Price per Unit (piece):
Rp28 500 (harga yang berlaku di Pulau Jawa)
Penulis: Wawan Kondo Ukuran: 11 x 18,5 cm Tebal: xvi + 190 hlm ISBN: 979-775-048-5 Harga: Rp28.500,-
BAJAI (Komedian, aktor, bintang iklan - Jakarta) Buku Ketawa Gokil episode 1 (satu) menurut kita gak lucu sama sekali, karna buku itu cuma diem aja. Tapi yang bener2 gokil dan lucu ya 2 (dua) manusia dibalik terciptanya buku ini. SUKSES TERUS, TERUS SUKSES DAN SEMAKIN BERKEMBANG LAWAKNYA. Jangan Plesetan terus biar gak kepleset beneran. God Bless U & Good luck ye..he..he..he
DARMINTO M SUDARMO (Peminat masalah yang lucu-lucu dan bikin geli hati) Apa yang ditempuh KONDO dan MBOYS group yang menerbitkan buku, bahkan ditebari juga dengan gambar-gambar lucu, sungguh upaya pelawak yang perlu diacungi jempol karena ia tidak meratapi kurangnya kesempatan tampil di TV sama-sama kegiatan yang menuntut kreativitas prima dan kesungguhan kerja yang tidak main-main.
BOIM LEBON (Penulis cerita anak dan remaja - Jakarta) Buku yang bisa jadi pengganti vitamin bikin sehat! Makanya baca buku ini secara teratur dan simpan di tempat kering serta jauhi dari jangkauan anak2.. Yang buta huruf! Hehe..
SETYAWAN TIADA TARA (Komedian, Plat AB - Jogja) Bagi para pengidap HUMOR GANAS sangat dianjurkan untuk membaca buku ini. Sebab buku ini cocok digunakan sebagai pengocok perut dan tidak cocok digunakan untuk bercocok tanam
Tip membeli buku : sebelum membeli buku, biasakan mencatat Judul, Pengarang, Penerbit, dan ingatlah sampulnya bagi Anda yang sudah menemukan review-nya baik di koran ataupun website. Lihatlah contoh buku yang telah terbuka plastiknya, dan simak daftar isi dan latar belakang penulisnya. Hal ini untuk memastikan Anda tidak membeli kucing dalam karung.
Indonesia Tera, semula berbentuk “Yayasan”, dirintis sejak 1995 tapi legal berdiri tahun 1998 dengan visi dan misi mewujudkan masyarakat mandiri dan humanis. Sejak awal lembaga ini melakukan kegiatan di bidang penerbitan (buku, majalah dan jurnal), penelitian, pendidikan, ekspresi & apresiasi seni, dokumentasi dan pengembangan jaringan kerjasama kebudayaan. Dalam perkembangannya kemudian, pada akhir 2006 Indonesia Tera bergabung dengan ..